Pengertian Pembelajaran Kooperatif/ Koperatif


Pembelajaran kooperatif adalah suatu model pembelajaran yang membantu siswa dalam mengembangkan pemahaman dan sikapnya sesuai dengan kehidupan nyata di masyarakat, sehingga dengan bekerja secara bersama-sama di antara sesama anggota kelompok akan meningkatkan motivasi, produktivitas, dan perolehan belajar (Solihatin, 2007).

Pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kooperatif, pengembangan kualitas diri siswa terutama aspek afektif dapat dilakukan secara bersama-sama. Belajar dalam kelompok kecil dengan prinsip kooperatif baik digunakan untuk mencapai tujuan belajar, baik yang fungsinya kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Suasana belajar yang berlangsung dalam interaksi saling percaya, terbuka, dan rileks diantara anggota kelompok memberikan kesempatan pada siswa untuk memperoleh dan memberi masukan untuk mengembangkan pengetahuan, sikap, nilai, dan moral, serta keterampilan yang ingin dikembangkan dalam pembelajaran (Solihatin, 2007).

Pembelajaran kooperatif mencakup suatu kelompok kecil yang bekerja sebagai sebuah tim untuk menyelesaikan sebuah masalah, menyelesaikan suatu tugas, atau mengerjakan sesuatu untuk mencapai tujuan bersama lainnya (Erman, dkk, 2003). Ada beberapa hal yang perlu dipenuhi dalam pembelajaran koperatif agar lebih menjamin para siswa bekerja secara kooperatif, hal-hal tersebut meliputi: (1) para siswa yang bergabung dalam suatu kelompok harus merasa bahwa mereka adalah bagian dari sebuah tim dan mempunyai tujuan bersama yang harus dicapai, (2) siswa yang tergabung dalam sebuah kelompok harus menyadari bahwa masalah yang mereka hadapi adalah masalah kelompok dan berhasil atau tidaknya kelompok itu akan menjadi tanggung jawab bersama oleh semua anggota kelompok, (3) untuk mencapai hasil yang maksimal, para siswa yang tergabung dalam kelompok itu harus berbicara satu sama lain dalam mendiskusikan masalah yang dihadapinya dan, (4) para siswa yang tergabung dalam suatu kelompok harus menyadari bahwa setiap pekerjaan siswa mempunyai akibat langsung pada keberhasilan kelompoknya (Erman, 2003).

Dalam format pembelajaran kooperatif, setelah guru menyampaikan materi pelajaran, para siswa tergabung dalam kelompok-kelompok kecil untuk berdiskusi dan menyelesaikan soal latihan, kemudian menyerahkan hasil kerja kelompok kepada guru. Selanjutnya guru memimpin diskusi tentang pekerjaan kelompok tersebut yang membutuhkan penjelasan atau klarifikasi. Untuk mengoptimalkan pembelajaran kooperatif, keanggotaannya sebaiknya heterogen, baik dari kemampuan atau karakteristik lainnya. Untuk menjamin heterogenitas keanggotaan kelompok, sebaiknya gurulah yang membagi kelompok. Jika para siswa yang mempunyai kemampuan yang berbeda dimasukkan dalam satu kelompok, maka dapat memberikan keuntungan bagi siswa yang berkemampuan rendah dan sedang, sedangkan siswa yang pandai akan dapat mentransfer ilmu yang dimilikinya. Ukuran kelompok akan berpengaruh pada kemampuan produktivitas kelompoknya. Ukuran kelompok yang ideal untuk pembelajaran kooperatif adalah 3-5 orang.

Agar siswa dapat bekerjasama dengan baik didalam kelompoknya perlu diajarkan keterampilan-keterampilan kooperatif pada peserta didik. Keterampilan-keterampilan tersebut adalah: (1) berada dalam tugas, yaitu siswa tetap berada dalam kerja kelompok merumuskan tugas yang menjadi tanggung jawabnya, dengan melatih keterampilan ini siswa akan menyelesaikan tugas dalam waktu yang tepat dengan karakteristik yang lebih baik, (2) mengambil giliran dan berbagi tugas, yaitu siswa bersedia menerima tugas dan membantu menyelesaikan tugas sehingga kegiatan akan terselesaikan pada waktunya, (3) mendorong partisipasi, yaitu memotivasi teman sekelompok untuk memberikan kontribusi tugas kelompok, (4) mendengarkan dengan aktif, yaitu memperhatikan informasi yang disampaikan teman sehingga anggota kelompok yang menjadi pembicara akan merasa senang karena apa yang mereka sumbangkan itu berharga, (5) bertanya, yaitu siswa menanyakan informasi atau penjelasan lebih lanjut dari teman sekelompok, apabila teman sekelompok tidak tahu jawabannya baru menanyakan pada guru, hal ini penting karena siswa yang pasif dapat didorong untuk ikut aktif.

Model pembelajaran kooperatif tidak sama dengan sekedar belajar kelompok. Ada unsur-unsur dasar pembelajaran kooperatif yang membedakannya dengan pembelajaran biasa. Roger dan David Johnson (Lie, 2004) mengatakan bahwa untuk mencapai hasil yang maksimal, terdapat lima unsur model pembelajaran yang harus diterapkan yaitu:
Saling ketergantungan positif, yakni untuk menciptakan kelompok kerja yang efektif, pengajar perlu menyusun tugas sedemikian rupa sehingga setiap kelompok harus menyelesaikan tugasnya sendiri dan saling bekerjasama dalam kelompok, siswa dalam kelompok saling bekerjasama dan mereka menyadari bahwa diantara mereka saling membutuhkan satu sama lain dalam bekerja untuk mencapai kesuksesan bersama.
Tanggung jawab perseorangan, yakni seorang guru dalam pembelajaran kooperatif perlu membuat tugas sedemikian rupa agar setiap anggota kelompok bertanggung jawab untuk belajar dan mengembangkan kemampuan mereka masing-masing sebagai sumbang saran dalam kelompok untuk mencapai kesuksesan bersama.
Tatap muka, yakni setiap kelompok harus diberi kesempatan untuk bertemu muka dan berdiskusi, saling mengenal dan menerima satu sama lain dalam kegiatan tatap muka dan interaksi antar pribadi.
Komunikasi antar anggota, yakni menghendaki agar para pembelajar dibekali dengan keterampilan berkomunikasi, karena tidak setiap siswa mempunyai keahlian mendengarkan dan berbicara.
Evaluasi proses kelompok, yakni pengajar perlu menjadwalkan waktu khusus bagi kelompok untuk mengevaluasi proses kerja kelompok agar selanjutnya bisa bekerjasama secara efektif.

Setiap siswa dalam pembelajaran kooperatif akan mempunyai tanggung jawab untuk tugasnya apabila dilakukan dengan menganut unsur-unsur tersebut secara sempurna serta berpeluang mempunyai pengetahuan yang lain melalui kelompok yang berbeda.

Guru memainkan peran yang menentukan dalam menerapkan pembelajaran kooperatif yang efektif. Materi harus disusun agar setiap siswa dapat bekerja untuk memberikan sumbangan pemikirannya kepada kelompoknya. Guru harus mengatur ruang kelas agar setiap anggota kelompok duduk berdekatan sehingga dapat bekerja dengan nyaman. Jarak antara kelompok yang satu dengan yang lain jangan terlalu berdekatan agar tidak saling mengganggu.

Internet 1 Jam Sehari Bisa Meningkatkan


Kabar baik untuk para pengguna internet. Laporan peneliti menyebutkan, melakukan kegiatan online di internet minimal sejam dalam sehari bisa meningkatkan IQ dan kemampuan mengingat.

Peneliti dari University of California, Los Angeles (UCLA) membandingkan otak partisipan yang sering menggunakan internet dan yang jarang menggunakan internet.


Internet 1 jam sehari

Hasilnya, grup partisipan yang melakukan surfing sejam dalam sehari selama 5 hari memiliki bagian otak depan (prefrontal cortex), yaitu bagian otak yang berfungsi mengambil keputusan dan menerima informasi kompleks yang lebih aktif, padahal bagian itu sebelumnya tidak aktif.

“Hal ini menunjukkan bahwa fungsi otak dapat berubah dan meningkat sangat cepat seiring dengan penggunaan internet. Kemampuan memproses informasi dan mengerjakan kegiatan multitasking tanpa error juga meningkat. Studi ini menunjukkan bahwa IQ rata-rata pun bisa meningkat dengan budaya digital,” ujar Gary Small, Profesor Psychiatry dan Bio-Behavioural Science di UCLA.

Bahkan melakukan kegiatan yang biasa-biasa saja seperti menyortir email bisa meningkatkan kemampuan otak dalam mengambil keputusan mana yang penting dan tidak penting, dan hal itu bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang.

Namun peneliti mengingatkan bahaya penggunaan internet yang berlebihan bisa mempengaruhi cara berpikir, merasa dan berkepribadian.
“Kelebihan internet bisa merusak keahlian interpersonal dan kekurangan hubungan sosial. Jika Anda bekerja seharian di depan komputer, pastikan Anda juga bergaul dengan orang-orang sekitar ketimbang melakukan sosialisasi di dunia maya atau mencari hiburan dengan bermain game di internet,” ujar Profesor Small

Desain Kartu Nama Dengan Adobe Photoshop


hidup tampa seni bagai makan tempa garam, yups,,,kali ini aq mau bagi-bagi ilmu neh, gmana caranya mendesain kartu nama dengan mengunakan adobe photoshop cs2, caranya sangat gampang lhoo,,,yukkk mendesain....


ikuti langkah-langkah dibawah ini :


1. Buka program adobe photoshop cs2

2. Buka dokumen baru dengan mengklik file + new, dan atur settingannya seperti dibawah ini





3. klik ok dan hasilnya seperti dibawah ini




4. di toolbar plh gradient tool. Dan klik edit gradient yang terdapat pada toolbar





5. pada gradient editor plh kombinasi warna orange, yellow, orange seperti dibawah ini















6. klik ok untuk mengakhiri


7. klik dan arahkan ke kiri ke kanan pada dokumen , seperti dibawah ini











hasilnya seperti dibawah









8. Buka gambar yang anda ingginkan sebagai pelengkap kartu nama, dengan menekan ctrl + o dan masukan gambar tersebut

9. klik toolbar move tool, seret gambar yang anda pilih tadi ke layer kita yang pertama









10. pada jendela layer pilih layer1 , kemudian klik ikon add vector mask









12. pilh brush tool, dan hapus bagian pingir gambar yang dipilih tadi






13. plh teks tools dan tulis judulnya





14. agar teksnya lebih menarik kita gunakan efek glow, dengan cara di jendela layer, klik kanan layer teks dan pilih blending option, dan atur seperti dibawah ini





15. atur seperti diatas dan untuk mengakhirinya,klik ok.


16. maka hasil akhirnya seperti dibawah ini :


cara membuat Wallpaper Valentine menggunakan CorelDraw X4


“Wah kayak Mario Teguh aja nih”, tetapi tidak apa-apa karena kali ini kita akan membuat sebuah desain Wallpaper super keren menggunakan CorelDraw X4 yang memang dibutuhkan sebuah usaha super keras agar didapat hasil yang super juga . Karena tutorial kali ini akan membahas cara membuat Wallpaper Valentine menggunakan CorelDraw X4. Bagaimana? anda penasarankan?
Berikut hasil project yang akan kita buat.

Langkah 1

Langsung saja kita buka program CorelDraw X4 menggunakan ukuran kertas A4 dengan orientation Landscape.

Langkah 2

Kemudian pilih menu text > insert symbol character , setelah tampil docker insert character, pilih jenis font “Webdings” lalu scroll ke bawah dan pilih gambar hati, kemudian klik tombol insert pada bagian bawah docker.
Aturlah ukuran gambar hati tersebut sesuai keinginan hatimu, kemudian beri warna merah.

Langkah 3

Kemudian dengan menggunakan elips tool, buatlah sebuah lingkaran yang bulet sempurna , kemudian beri warna merah, lalu buat juga sebuah elips kecil dan berikan warna putih, dan susunlah seperti gambar. Oh ya jangan lupa outline di hilangkan ya.
Pilih  interactive blend tool lalu klik pada elips berwarna putih dan tarik hingga lingkaran berwarna merah. Pada option bar, berikan jumlah blend objek nya 50 agar terlihat halus.


Langkah 4

Untuk meng edit posisi elips berwarna putih nya agar terlihat bagus, kita dapat mengaturnya melalui menu View > Wireframe dan aturlah posisi nya seperti gambar. Setelah selesai pilih kembali menu View > Normal .

Langkah 5

Copy dan paste kan di bagian hati sebelahnya.
Pilih pen tool dan gambarlah bentuk seperti ini pada bagian bawah hati, dan rapihkan menggunakan shape tool.  Lalu beri warna putih.

Langkah 6

Dengan interactive transparancy tool  Jadikan objek menjadi transparan.

Jangan lupa hilangkan warna outline ya!.
Berikutnya kita gambar latar belakangnya, kali ini saya menggunakan warna biru, agar keliatan kreatif lah, sebab tema valintine kan biasanya berwarna merah atau pink.
Langsung saja klik 2x pada Rectangle tool Sehingga di peroleh bentuk kotak yang langsung seukuran area kerja kita, lalu berikan warna gradasi biru dan biru muda menggunakan fontain fill (F11) Dengan type radial.

Langkah 7

Buatlah persegi panjang dengan warna putih tanpa outline, kemudian klik pada bagian tengah nya dan pindahkan titik pusat rotasi pada bagian bawah, lalu tampilkan docker transformation melalui menu Arrange > Transformation > rotate.
Pada docker transformation rotate, berikan nilai rotasi sebesar 6Lalu klik applay to duplicate untuk menggandakannya.

Langkah 8

Kemudian pilih semua objek persegi panjang tadi ( agar lebih mudah aktifkan object managerpada docker ) Lalu jadikan sebuah group.
Lalu pilih menu Effects > Powerclip > place inside container dan masukkan ke kotak berwarna biru sebagai latar belakang.

Langkah 9

Klik kanan pada kotak tersebut untuk meng edit persegi panjang tadi, pilih edit content. Agar terlihat objek persegi panjang nya aktifkan lagi  view > wireframe.
Klik objek tersebut dan pilih interactive transparancy tool kemudian pada option bar pilih yang uniform agar transparan nya merata. Setelah itu keluar dari powerclip dengan klik finish editing object pada bagian bawah nya.
“Jangan lupa untuk mengembalikan tampilan menjadi normal kembali dengan  View > Normal”

Langkah 10

Kemudian blok seluruh gambar hati lalu jadikan group dan letakkan gambar hati di bagian tepi, lalu buatlah lingkaran menggunakan elips tool seperti gambar.

Langkah 11

Blok seluruh lingkaran dan pilih menu Arrange > shapping > Weld Setelah menyatu perkecil ukurannya Lalu berikan warna putih sebagai fill dan warna biru muda sebagai outline.
Untuk outline, kita bisa mengaturnya melalui outline pen atau tekan F12 dengan ukuran 24pt dan jangan lupa mengaktifkan fungsi behind fill dan scale with image.

Langkah 12

Kemudian buat juga lingkaran lain yang lebih kecil dengan warna dan outline yang sama dan letakkan di sekitar objek yang basu saja kita buat.
“Sik Asik” sudah jadi nih latar belakangnya, bagaimana? kerenkan? “Te”  “O” “Pe” “Be” “Ge” “Te” dah pokoknya!.
Berikutnya tinggal tambahkan Teks dan letakkan gambar hatinya di sekitar kotak untuk menjelaskan bahwa valentine itu intinya menebarkan kasih sayang ke orang yang berada di sekitar kita.
Oh ya, untuk teks bisa gunakan kombinasi warna gradasi dan outline dan pemilihan jenis huruf yang tepat dapat mempercantik tampilan desain kita. Selamat mencoba ^_^

Hasil akhir



Tutorial Photoshop


Sering kali kita mempunyai sebuah foto yang tidak sempurna dan kalau di seleksi bagian backgroundnya maka terlihat buruk, bahkan menjadi sangat mengecewakan, Yah contohnya seperti ini :
Tetapi foto tersebut memiliki arti yang sangat besar bagi kita, mungkin itulah kenangan terakhir kita bersama seseorang, dan untuk membuat kenangan tersebut menjadi lebih indah kita dapat menggabungkannya dengan desain wallpaper kita yang akan kita buat menggunakan Photoshop. Ok, langsung saja simak tutorialnya  dibawah ini!

Berikut hasil project yang akan kita buat

Langkah 1

Langsung saja buka photoshop, kemudian buatlah kanvas ukuran web 1024 X 768 pixels.

Langkah 2

Kemudian dengan menggunakan rectangel tool buatlah garis sepanjang ukuran kanvas kerja tetapi tipis, dan seperti gambar.

Langkah 3

Lalu ubah nama layernya menjadi garis 1.

Langkah 4

Kemudian duplicate layer garis 1 sebanyak 7 buah dan atur seperti gambar, serta ubah nama layer masing-masing menjadi garis 2, garis 3, dan seterusnya.

Langkah 5

Selanjutnya berikan warna yang berbeda pada masing – masing garis.
Kemudian jadikan mereka ke dalam sebuah group, lalu duplicate group tersebut lalu “Marge group”  Matikan visible layer group.

Langkah 6

Berikutnya Transform 90o lalu kecilkan garis nya hingga pas seukuran tinggi kanvas kerja kita oh ya jangan lupa untuk membuat nya menjadi sedikit ramping.

Langkah 7

Kemudian pilih menu Filter > distort > shear lalu atur seperti gambar.

Kemudian free transform dan putar hingga tampak seperti gambar.

Langkah 8

Kemudian seleksi mengunakan rectangular marquee tool  pada bagian yang paling atas, laluctrl+J (duplicate layer) lalu letakkan pada bagian sebelah kanan.

Langkah 9

Lalu  transform > perspective lalu atur seperti tampak pada gambar. Kemudian transform > warp dan atur seperti gambar.


Lanjut lagi, berikutnya pilih pen tool  lalu pada option bar aktifkan mode Path lalu buatlah garis melengkung yang seirama dengan bentuk garis tadi.

Langkah 10

Lalu siapkan sebuah layer baru, atur warna foreground color dengan warna hitam, pilih brush hard rounds 1px, lalu pilih pen tool kembali kemudian klik kanan pada kanvas kerja kemudian pilih stroke paths, dan pilih brush kemudian ok . Untuk menghapus paths nya klik kanan lagi kemudian pilih delete paths.

Langkah 11

Kemudian pilih elips tool dan pada option bar masih dalam mode paths lalu buatlah sebuah lingkaran bulat sempurna pada bagian yang tampak pada gambar.

Langkah 12

Kemudian sama seperti langkah ketika kita membuat garis lengkung menggunakan paths siapkan sebuah layer baru, atur warna foreground color dengan warna hitam, pilih brush hard rounds 1px, lalu pilih pen tool kembali kemudian klik kanan pada kanvas kerja kemudian pilihstroke paths, dan pilih brush kemudian ok . Untuk menghapus paths nya klik kanan lagi kemudian pilih delete paths.

Langkah 13

Pilih salah satu layer persegi panjang tersebut, kemudian berikan layer style berupa gradient overly dengan pengaturan seperti gambar.
Kemudian klik kanan pada layer yang telah di berikan gradient tadi, pilih copy layer style Lalu blok seluruh layer persegi panjang tadi lalu paste layer style pada seluruh layer persegi panjang tadi. Kemudian free transform lalu putar seperti gambar.
Terakhir berikan teks sesuai yang kita inginkan dan jangan lupa foto nya!. Selamat mencoba! semoga bermanfaat! ^_^

Hasil akhir


Statistik

Topics :